Bolos. 1kata buat kadiskes DKI jakarta

Jakarta, ramai tapi tak terlihat sibuk, itulah situasi dinas kesehatan saat disambangi oleh kami wartawan jurnalis berita utama.net dari gerbang masuk nampak 2 orang sekuriti menggunakan seragam pdh dengan sikap santai, dan didalam terdapat 2 orang sekuriti juga yang langsung kami hampiri, kemudian kami sedikit bincang dan bertanya beberapa hal.


Tujuan kami adalah konfirmasi mengenai beberapa informasi mengenai saudara keusmedi priharto selaku kepala dinas atas beberapa hal informasi yang kami terima, namun beliau tidak ada ditempat, menurut keterangan pergi dinas luar kota, menurut pegawai terkait yang tidak ingin disebutkan nama nya dan kamipun bertanya apakah beliau keluar kota dalam rangka dinas atau urusan pribadi, namun pegawai yang kami tanyai hampir semua enggan untuk berkomentar dan memberikan informasi, bagaimana mungkin instansi yang begitu penting dipimpin oleh seorang yang lebih banyak mengurus urusan yang gak jelas, dibanding melakukan tugas pokok nya sebagai pejabat yang memiliki tanggung jawab yang besar sesuai tupoksi.
Menurut ketua LSM ARUN Bogor Raya yang juga kebetulan ada disana saat kami tanyai mengatakan, memang benar saudara kuesmedi priharto sulit ditemui, seolah beliau pejabat yang banyak masalah dan menghindar dari kalangan pers dan organisasi lainya yang datang tuk berbagai kepentingan, lalu kamipun bertanya pada saudara iin solihin akan kepentingan beliau datang kedinas kesehatan DKI jakarta.
Setelah diterangkan, ternyata beliaupun hendak konfirmasi atas beberapa masalah yang dikuasai oleh klien nya mengenai dugaan perselingkuhan yang berakibat fatal pada klien dari LSM ARUN Bogor tersebut, dan tidak hanya itu, LSM ARUN pun juga hendak mengkonfirmasi masalah dugaan penggunaan dana sebesar 4 miliar, namun sesuai keterangan saudara iin.s dari klain nya, yang juga berdasarkan bukti WhatsApp antara saudara kuesmedi priharto yang diakui saudara kuesmedi hanya 300 juta, namun masyarakat melihat ini bukan masalah 300juta atau 4miliar, ini menyangkut kepercayaan, kredibilitas seorang pejabat publik.​

Namun karena sulit ditemui maka saudara iin.s dari LSM ARUN hanya menitipkan surat somasinya pada bagian penerimaan surat. 

Yang menjadi permasalahan pokok bukankah seorang kepala dinas harus dapat jadi contoh bagi bawahan nya, jika benar beliau sebagai kepala dinas banyak tidak ditempat dan gak jelas urusan nya bagai mana bawahan bekerja, karena pegi bawahan nya perlu arahan baik dalam hal teknis dan lainnya, ini harus jadi perhatian serius, karena menyangkut, kinerja lembaga yang dipimpin nya, jika benar demikian, maka benar stadmant ketua LPKP Lembaga penelitian kebijakan pemerintah pada tulisan kami sebelum nya, menyangkut kinerja dinas kesehatan yang menurun setelah dipimpin oleh saudara kuesmedi priharto selaku kepala dinas, dan bisa dilihat dari grafik survei yang menurun pada tahun 2015-2016.


ket:

A. Tingkat kepercayaan masyarakat

B. Tingkat kinerja berdasarkan penilayan syarakat 

C. tingkat dampak pelayan publik 

D. Kecendrungan masyarakat mencari alternatif pelayanan

Masyarakat berharap dinas terkait dan pimpinan dari dinas kesehatan tersebut dapat dievaluasi dan dimonitor aktif menyangkut kinerja nya, guna kepuasan pelayanan masyarakat kedkedepan. 

Red.:/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s