Mahasiswa dibubarkan diduga dengan peluru tajam

[19/9 04.22]: Tindakan represif dari aparat kepolisian terhadap aksi HMI dan KAHMI. Di duga aparat menggunakan peluru tajam untuk membubarkan masa. Save mahasiswa.
Kejadian di bengkulu hari ini 18-09-2018

[19/9 04.22] Solihin berpendapat polisi yg brutal begini, sebaiknya di test urine & masuk konseling psikologi.

Sebaik nya mahasiswa saat ini segera di edukasi supaya menahan diri sampai 17 April 2019. Saat ini mereka merapatkan barisan menggalang persatuan mahasiswa se Indonesia kemudian pd Pilpres yg akan datang bersatu dgn masyarakat lainnya bersama sama menunbangkan pemerintah sekarang secara konstitusionasl. Dgn cara begitu pasti tumbang !!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s