Viral, pemerintah kalang kabut

Aksi 212 yang selalu Menggegerkan dunia kini menjalin silaturahmi.

Dan ini kembali menjadi saksi sejarah akan kekuatan ummat islam yang humanis.

Ini merupakan kesadaran personal yang terkolektifkan, betapa tidak, dalam setiap mom3nt nya 212 selalu melahirkan kekaguman akhlak ummat islam yang toleransi, menjaga tumbuhan bahkan baru didunia sehabis acara yang mendatang kan jutaan manusia itu tidak meninggalkan sampah yang biasanya lumrah ada sehabis acara, ini luar biasa.

Dan dikumandang kan nya lagu-lagu kebangsaan nasional menjadikan aksi ini benar benar bernuansa agamais nasionalis, jauh dari kesan radikal yang dicitrakan oleh segelintir orang selama ini.

Advertisements

Pos Bantuan Hukum

Bogor Raya:18/11/2018

Eksistensi lembaga bantuan hukum selama ini hanya menyentuh mereka yang punya uang, sehingga terjadi ketimpangan dan seolah hukum itu tajam kebawah tumpul keatas, dan ini mengusik rasa keadilan dimasyarakat, rasa keadilan yang terus tergerus oleh karena hampir pada umum nya praktisi hukum berorientasi pada Bisnis, ini harus segera disikapi dengan tindakan, tidak hanya dengan retorika dan konsep-konsep belaka ujar kang Iin sapaan akrab Ketua Lembaga Advokasi Arun Bogor.

Dalam hal ini kami dari Lembaga advokasi rakyat untuk nusantara sangat care ujar nya lebih lanjut, disamping kita melakukan pembelaan hukum kepada masyarakat ber uang, kami juga membuka pos bantuan hukum untuk mereka yang tidak mampu yang memerlukan bantuan hukum, baik perorangan dan kelompok.

Harapan kami hukum dapat dinikmati tidak hanya orang ber duit namun juga dapat dirasakan manfaat nya oleh seluruh anak bangsa yang memiliki persamaan hak dalam hukum.

Lembaga advokasi Arun Bogor raya mulai terus berbenah, mulai dari struktur internal hingga memberdayakan masyarakat sebagai agen perubahan dengan memberikan bantuan hukum kemasyarakat yang perlu pendampingan dan pembelaan hukum.

Ini sudah mulai diwujudkan sejak beberapa tahun terakhir ini dengan pola penyebaran pos-pos atau klinik bantuan hukum, bantuan hukum yang akan ARUN lakukan baik dalam proses Litigasi dan Non litigasi.

Wtw:ipong. Editor red

Kang Rahmat (Lawyer) Ketua Bidang Hukum&Ham ARUN Bogor

Info agenda cawapres

Sekilas Info
—–
*Agenda Cawapres Prof. DR. KH. Ma’ruf Amin*
——
*Senin, 12 Nov 2018*
—–
*⏰05.00-07.30* pertemuan kyai2 dan ulama Jakarta Utara
Lokasi:
Rumah Situbondo No 12 Menteng
—–
*⏰13.00-15.00*
Silaturrahim Alim Ulama se Lebak
Lokasi:
Rumah Bpk Jayabaya, Jl raya Rangkas-Pandeglang km 7, Warung Gunung, Rangkas Bitung Banten
—–
*⏰16.00-17.00* Peresmian Posko Relawan Rabu Prov Banten
Lokasi:
POSKO RABU (RAKYAT BERSAMA ULAMA) KORWIL BANTEN
Alamat : Ruby residen , Jl Tb Suwandi, Ciracas Kota Serang
—–
*⏰19.00-21.00*
Tabligh Akbar dan Doa bersama untuk Keselamatan Bangsa dan Konsolidasi Gerakan Ikhwanul Muballighin Wilayah Banten Timur
Lokasi:
PP Darul Falahiyah Kp.Panggang Cisoka Tangerang
—–

☝😊🇮🇩 Info utk teman2 Organ Relawan *Satu Jokowi* yg ingin hadir silahkan.

Rekor M.suwaibah takluk kan gedung tertinggi

Madam Suwaibah Pemanjat Gedung Asal Malaysia, Berhasil Menaklukan Gedung Tertinggi Di Indonesia

Madam Suwaibah pemanjat gedung asal Malaysia, sesaat setelah berhasil menaklukkan gedung tertinggi di Indonesia Gama Tower, di bilangan Kuningan Jalan H. R Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan, Jakarta (07/11/2018)

JAKARTA- ( 08/7/2018 ) Madam Suwaibah, pemanjat gedung dan pelari top asal negara Malaysia yang juga dipercaya sebagai duta besar The WPC (World Peace Committee) 202 negara, HE Madam Suwaibah M. Nasir, berhasil menaklukkan gedung paling tertinggi di Indonesia menara Gama di kawasan Kuningan, Jalan H. R Rasuna Said Jakarta Selatan, hal ini mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani, untuk keberhasilannya menaklukkan gedung tertinggi di Indonesia ini, Madam Suwaibah berhasi menaklukkan Menara Gama, yang berhasil di taklukannya pada 07 November 2018

Madam Suwaibah pemanjat gedung tertingi di Indonesia Gama Tower Kuningan Jaksel, saat memberikan keterangan Pers kepada media, bersama YM. Presiden The WPC 202 Mr. Djuyoto Suntani. (07/11)

Pemanjatan gedung menara Gama yang dilakukan oleh Madam Suwaibah tersebut, diawali dengan sambutan oleh YM Presiden the WPC 202 Mr. Djuyoto Suntani, yang dalam sambutannya menyampaikan, “Taklukkanlah seluruh gedung-gedung tertinggi di seluruh dunia,” ucap orang paling berpengaruh di dunia Mr. Djuyoto Suntani.

Setelah pembukaan oleh Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani, disambung oleh pihak kedutaan Negara Malaysia dan GM dari pihak Menara Gama, dilanjutkan pembacaan Do’a bersama menurut agama dan keyakinan masing-masing.

Selanjutnya dilakukan pemanasan atau pelenturan yang dilakukan bersama oleh seluruh tamu kehormatan dan para hadirin yang sengaja untuk menyaksikan pemanjat gedung tinggi HE Madame Suwaibah, sebelum memulai aksinya, pada Rabu pagi (07/11).

Aksi HE Madame Suwaibah pun dimulai, dan terlihat suasana saat-saat menegangkan terasa oleh seluruh yang menyaksikan panjat gedung tersebut. Akhirnya tiba juga detik-detik untuk menyaksikan kaki Suwaibah sampai di puncak menara Gama, yang disambut oleh Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani. Akhirnya HE Madame Suwaibah, dapat menaklukkan menara Gama

HE Madam Suwaibah bersama Kepala perwakilan wilayah DKI Jakarta Media Forum Nusantara, sesaat setelah Madam Suwaibah, berhasil melakukan pemanjatan gedung tertinggi di Indonesia Menara Gama Tower H.R Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan, Foto Jakarta, Rabu pagi (07/11/2010)

Foto bersama presiden dunia Mr. Djuyoto Suntani beserta istri dengan HE Madame Suwaibah, pihak kedutaan Malaysia dan segenap hadirin yang hadir, 07/11.

Ketika memberikan keterangan di hadapan semua yang hadir dalam acara pemanjatan gedung menara Gama Jakarta, Madam Suwaibah memaparkan, diusia yang sebetulnya sudah tidak muda lagi tidak membuat, menjadikan dirinya menyerah, sambil mengucapkan syukur yang tak terhingga kepada Allah Swt, “ Dan sangat berterimakasih kepada semua pengunjung, penggemar yang telah senantiasa menyaksikan dan mendukung saya, kepada teman-teman media yang telah hadir, dan terutama kepada HE Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani, yang juga telah mendukung saya, sehingga misi ini dapat berhasil,” paparnya, dengan penuh rasa sukacita dan sujud syukur dengan apa yang sudah ia lakukan di puncak gedung menara Gamma Jakarta.

Madam Suwaibah menambahkan, ” Indonesia adalah negara yang ke dua, yang gedung tertingginya sudah di panjat, setelah ini says akan lakukan ke pemanjatan ke gedung tertinggi di negara Singapura, saya akan tuntaskan dulu hingga ke semua negara di Asia Tenggara, hingga pencapaian 30 tower gedung-gedung tertinggi.”

Safety firs penerbangan

Reminder aja…🙏🙏😇 khususnya unt mereka yg sering bepergian dgn pesawat terbang…

*MOHON DI BACA DAN DI INGAT2*

🛫🛬,✈️✈️🛫🛫🛬🛬⏱️

Pasti udah sering naik pesawat kan yah ?
Tapi pasti kebanyakan orang belum tahu alasan kenapa waktu take off sama landing , pramugari selalu minta untuk tegakin sandaran kursi, tray table nya harus di tutup, penutup jendela harus dibuka, terus yg duduk di deretan pintu harus free dari semua tas dll?

Jadi, alasannya karena 90% kecelakaan pesawat terjadi saat take off dan landing.
90% kecelakaan pesawat terjadi di 8 menit setelah take-off dan 3 menit sebelum landing.
Sehingga disebut juga “Critical Eleven”

Dan disaat itu terjadi, penumpang cuma punya waktu *90 detik* buat keluar dari pesawat.
Kalo ga keluar, penumpang bisa mati karna berbagai hal, dari smoke inhalation atau kekurangan oxygen, atau pesawat sinking incase of ditching (water landing).

Satu emergency exit di cabin, didesain buat evacuate sekitar 65 orang dalam waktu 1.5 menit itu. Tegakin sandaran apalagi disaat panik, bisa habisin waktu 10 detik, dan disaat evacuation 1 detik itu udah masalah hidup dan mati.

Biasakan untuk menegur kalo penumpang didepan kita tidak menegakan sandaran kursinya, karena disaat ada emergency landing, yang bakalan kena dampak adalah orang yg duduk dibelakangnya.
Karna bakal trapped (terjebak) dan ga bisa keluar dari kursi….sedangkan penumpang di depan itu pasti akan lari keluar secepat mungkin supaya bisa selamat.

Bukan cuma itu, dalam penerbangan dimalam hari, lampu cabin juga pasti diredupkan? Alasannya sama, karna dalam waktu 90 detik semua penumpang harus keluar maka ga ada waktu yang boleh terbuang.
Disaat mata terbiasa melihat terang kemudian lampu mati, pasti butuh beberapa waktu supaya mata bisa adaptasi dengan pencahayaan yg gelap…maka dari itu lampu sengaja diredupkan supaya mata tidak perlu adaptasi lagi disaat ada emergency landing.

Kalo penutup jendela kabin mesti dibuka itu kenapa ?

Di training pilot dan pramugari ada kelas yg namanya “CRMC”, jadi kelas tentang komunikasi.
Karena 70% lebih kecelakaan pesawat terjadi karna kurang komunikasi antara semua orang, yaitu antara pramugari, pilot maupun penumpang.
Dalam penerbangan kita harus gunakan semua info yg ada , termasuk dr penumpang.

Kaca dibuka supaya penumpang bisa liat keadaan luar.
Contoh ada kebakaran di sayap, kapten ga bisa liat, pramugari ga liat. mungkin malah penumpang yg liat dan bisa kasih info supaya bisa secepat mungkin evakuasi
Atau kalo di negara Eropa , kadang sayap pesawat beku krn ada es, penumpang bisa liat dan kasih info supaya kapten tau dan kita bisa melakukan perbaikan sebelum terbang.

Jadi kesimpulannya, dengerin mbak pramugarinya.. karena kalo ada accident, yg bakal kena akibatnya adalah penumpang itu sendiri.
Jadi jangan main main dengan safety 🆘

Sumber wa grup

Kpri-1 tinros

Pimpinan Redaktur

Tongak Lahir nya sejarah baru

Perjuangan panjang Kelompok Cipayung Plus untuk mencabut SK Dirjen DIKTI Nomor: 26/DIKTI/KEP/2002 Tentang Pelarangan Organisasi Ekstra Kampus Atau Partai Politik Dalam Kehidupan Kampus akhirnya mencapai garis perjuangan baru. SK Dirjen Dikti tersebut yang merupakan kelanjutan dari NKK/BKK di masa Orde Baru dan selama ini membuat dikotomi terhadap organisasi ekstra kampus sudah tidak berlaku lagi dengan lahirnya Permenristekdikti Nomor 55 Tahun 2018.

GMKI, PMII, HMI, GMNI, PMKRI, IMM, KMHDI, HIKMAHBUDHI, KAMMI, dan organisasi lainnya mendapatkan tugas dan tantangan baru yakni bekerjasama dengan Rektor di setiap perguruan tinggi untuk melakukan Pembinaan Ideologi Pancasila dan peningkatan kualitas kepemimpinan terhadap mahasiswa-mahasiswi Indonesia.

Permenristekdikti Nomor 55 Tahun 2018 yang ditandatangani oleh Menristekdikti Mohamad Nasir adalah bentuk legalitas aktivitas Kelompok Cipayung Plus berwujud UKM Pembinaan Ideologi Bangsa (UKMPIB). Langkah selanjutnya adalah melakukan sinkronisasi dan kolaborasi antara Kelompok Cipayung Plus dan Rektor di setiap kota perguruan tinggi Indonesia.

Selama bertahun-tahun, Kelompok Cipayung Plus konsisten menyuarakan tentang pencabutan SK Dirjen Dikti tahun 2002. Dalam dua tahun terakhir, setiap organisasi Kelompok Cipayung Plus menyampaikan pandangan tersebut kepada Presiden, Wakil Presiden, Ketua MPR, Ketua DPR, Ketua DPD, Kepala Staf Presiden, Menristekdikti, Menpora, dan berbagai stakeholder lainnya.

Dan akhirnya, momen 90 Tahun Sumpah Pemuda tahun 2018 menjadi tonggak lahirnya sejarah baru. Kelompok Cipayung Plus diberikan tanggung jawab untuk menjadi pengawal ideologi Pancasila dalam UKMPIB. Ini adalah masa depan kita bersama para mahasiswa dan pemuda Indonesia, untuk menyiapkan peradaban Indonesia yang lebih baik menuju 100 tahun Indonesia pada tahun 2045 mendatang.

Senin, 29 Okt 2018 13:50 WIB

Aturan Pembinaan Ideologi Bangsa di Kampus Diluncurkan

Permenristekdikti tersebut untuk menekan paham-paham intoleran dan radikal di kampus

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) meluncurkan Peraturan Menristekdikti (Permenristekdikti) Nomor 55 Tahun 2018 tentang Pembinaan Ideologi Bangsa dalam Kegiatan Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi. Peluncuran Permenristekdikti tersebut sebagai upaya pemerintah menekan paham-paham intoleran dan radikalisme di kampus.

Menristekdikti Mohammad Nasir menyampaikan, berdasar pada survei Alvara Research Center dengan responden 1.800 mahasiswa di 25 Perguruan Tinggi diindikasikan ada sebanyak 19,6 persen mendukung peraturan daerah (Perda) Syari’ah. Lalu 25,3 persen diantaranya setuju dibentuknya negara Islam, 16,9 persen mendukung ideologi Islam, 29,5 persen tidak mendukung pemimpin Islam dan sekitar 2,5 persen berpotensi radikal.Untuk itu, Permenristekdikti ini dinilai langkah tepat untuk mengawal ideologi bangsa yang mengacu pada empat pilar kebangsaan yaitu UUD 1945, Pancasila, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.”Dalam rangka pembinaan ideologi bangsa ini saya keluarkan permenristekdikti 55 tahun 2018. Dalam permen tersebut perguruan tinggi wajib memberikan pembinaan kebangsaan bagi semua mahasiswa,” kata Nasir usai Peluncuran Permenristekdikti No. 55 Tahun 2018 di Gedung Kemenristekdikti, Senin (29/10).Menurut Nasir, dalam Permenristekdikti tersebut juga mengatur agar semua kampus wajib membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa Pengawal Ideologi Bangsa (UKMPIB). UKMPIB berada di pengawasan rektor dan mahasiswa organisasi ekstra boleh bergabung dan menjadi salah satu pengawal ideologi dalam UKMPIB.Dengan adanya Permenristekdikti Nomor 55 Tahun 2018, Surat Keputusan (SK) Dirjen Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Nomor 26/DIKTI/KEP/2002 Tentang Pelarangan Organisasi Ekstra Kampus atau Partai Politik dalam Kehidupan Kampus tidak berlaku lagi. Meski begitu, lanjut Nasir, simbol-simbol organisasi ekstra seperti bendera dan lainnya tetap di larang beredar di dalam kampus.”Nah kami mewadahi mahasiswa organisasi ektra ini diwadah UKMPIB dan nanti yang tanggung jawab rektor. Politik praktis tetap dilarang, karena ada satu kejadian di dalam kampus hanya dimonopoli oleh sekelompok orang, tidak boleh lagi begitu. semua pihak harus dilibatkan,” jelas Nasir.
Berita Terkait

  • Yuk, Tinggal di Condovilla untuk Gaya Hidup yang Seimbang! [PR]
  • Dia menyatakan, dalam waktu dekat Kemenristekdikti juga bakal mengumpulkan para rektor atau wakil rektor bidang kemahasiswaan bersama seluruh ketua umum organisasi ektra. Dengan harapan, pihak rektorat dan organisasi ektra bisa sejalan dan sepaham dalam mengawal ideologi bangsa.

    Menristekdikti Mohammad Nasir menyampaikan, berdasar pada survei Alvara Research Center dengan responden 1.800 mahasiswa di 25 Perguruan Tinggi diindikasikan ada sebanyak 19,6 persen mendukung peraturan daerah (Perda) Syari’ah. Lalu 25,3 persen diantaranya setuju dibentuknya negara Islam, 16,9 persen mendukung ideologi Islam, 29,5 persen tidak mendukung pemimpin Islam dan sekitar 2,5 persen berpotensi radikal.Untuk itu, Permenristekdikti ini dinilai langkah tepat untuk mengawal ideologi bangsa yang mengacu pada empat pilar kebangsaan yaitu UUD 1945, Pancasila, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.”Dalam rangka pembinaan ideologi bangsa ini saya keluarkan permenristekdikti 55 tahun 2018. Dalam permen tersebut perguruan tinggi wajib memberikan pembinaan kebangsaan bagi semua mahasiswa,” kata Nasir usai Peluncuran Permenristekdikti No. 55 Tahun 2018 di Gedung Kemenristekdikti, Senin (29/10).Menurut Nasir, dalam Permenristekdikti tersebut juga mengatur agar semua kampus wajib membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa Pengawal Ideologi Bangsa (UKMPIB). UKMPIB berada di pengawasan rektor dan mahasiswa organisasi ekstra boleh bergabung dan menjadi salah satu pengawal ideologi dalam UKMPIB.Dengan adanya Permenristekdikti Nomor 55 Tahun 2018, Surat Keputusan (SK) Dirjen Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Nomor 26/DIKTI/KEP/2002 Tentang Pelarangan Organisasi Ekstra Kampus atau Partai Politik dalam Kehidupan Kampus tidak berlaku lagi. Meski begitu, lanjut Nasir, simbol-simbol organisasi ekstra seperti bendera dan lainnya tetap di larang beredar di dalam kampus.”Nah kami mewadahi mahasiswa organisasi ektra ini diwadah UKMPIB dan nanti yang tanggung jawab rektor. Politik praktis tetap dilarang, karena ada satu kejadian di dalam kampus hanya dimonopoli oleh sekelompok orang, tidak boleh lagi begitu. semua pihak harus dilibatkan,” jelas Nasir.
    Berita Terkait

  • Yuk, Tinggal di Condovilla untuk Gaya Hidup yang Seimbang! [PR]
  • Dia menyatakan, dalam waktu dekat Kemenristekdikti juga bakal mengumpulkan para rektor atau wakil rektor bidang kemahasiswaan bersama seluruh ketua umum organisasi ektra. Dengan harapan, pihak rektorat dan organisasi ektra bisa sejalan dan sepaham dalam mengawal ideologi bangsa.

    Menristekdikti Mohammad Nasir menyampaikan, berdasar pada survei Alvara Research Center dengan responden 1.800 mahasiswa di 25 Perguruan Tinggi diindikasikan ada sebanyak 19,6 persen mendukung peraturan daerah (Perda) Syari’ah. Lalu 25,3 persen diantaranya setuju dibentuknya negara Islam, 16,9 persen mendukung ideologi Islam, 29,5 persen tidak mendukung pemimpin Islam dan sekitar 2,5 persen berpotensi radikal.Untuk itu, Permenristekdikti ini dinilai langkah tepat untuk mengawal ideologi bangsa yang mengacu pada empat pilar kebangsaan yaitu UUD 1945, Pancasila, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.”Dalam rangka pembinaan ideologi bangsa ini saya keluarkan permenristekdikti 55 tahun 2018. Dalam permen tersebut perguruan tinggi wajib memberikan pembinaan kebangsaan bagi semua mahasiswa,” kata Nasir usai Peluncuran Permenristekdikti No. 55 Tahun 2018 di Gedung Kemenristekdikti, Senin (29/10).Menurut Nasir, dalam Permenristekdikti tersebut juga mengatur agar semua kampus wajib membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa Pengawal Ideologi Bangsa (UKMPIB). UKMPIB berada di pengawasan rektor dan mahasiswa organisasi ekstra boleh bergabung dan menjadi salah satu pengawal ideologi dalam UKMPIB.Dengan adanya Permenristekdikti Nomor 55 Tahun 2018, Surat Keputusan (SK) Dirjen Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Nomor 26/DIKTI/KEP/2002 Tentang Pelarangan Organisasi Ekstra Kampus atau Partai Politik dalam Kehidupan Kampus tidak berlaku lagi. Meski begitu, lanjut Nasir, simbol-simbol organisasi ekstra seperti bendera dan lainnya tetap di larang beredar di dalam kampus.”Nah kami mewadahi mahasiswa organisasi ektra ini diwadah UKMPIB dan nanti yang tanggung jawab rektor. Politik praktis tetap dilarang, karena ada satu kejadian di dalam kampus hanya dimonopoli oleh sekelompok orang, tidak boleh lagi begitu. semua pihak harus dilibatkan,” jelas Nasir.

    Berita Terkait

      Dia menyatakan, dalam waktu dekat Kemenristekdikti juga bakal mengumpulkan para rektor atau wakil rektor bidang kemahasiswaan bersama seluruh ketua umum organisasi ektra. Dengan harapan, pihak rektorat dan organisasi ektra bisa sejalan dan sepaham dalam mengawal ideologi bangsa.

    • permenristekdikti
    • permenristekdikti 55/2018
    • pembinaan ideologi bangsa
    • https://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/18/10/29/phcloh335-aturan-pembinaan-ideologi-bangsa-di-kampus-diluncurkan

      Disadur dari republika.co.id

      Red

      Pesawat Lion Air 610 Jatuh sesaat lepas landas

      [29/10 10.52] Mb Prety: Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta

      Selamat pagi Bapak, mohon ijin melaporkan kecelakaan pesawat Lion Air 610 jatuh di sekitar tanjung karawang, Jawa Barat.

      Pada TW 1029 0740 G, terima informasi dari vts Tanjung Priok Pak Suyadi (0812 9649 3005), tug boat AS JAYA II (rute : Kalimantan Selatan – Marunda) melihat pesawat Lion Air diduga jatuh di sekitar tanjung karawang sbb :
      Nama pesawat : Lion Air 610
      Rute : Jakarta – Pangkal Pinang
      Posisi : 05 48.934 S 107 07.384 E
      Radial : 40.21 degree / 23.81 NM

      Pada TW 1029 0750 G, rescuer Kansar Jakarta dan RIB 03 Kansar Jakarta bergerak ke lokasi koordinat kejadian untuk melakukan operasi SAR.

      Adapun peralatan yg digunakan sbb:
      1. KN SAR 224 Basudewa
      2. RIB 03;
      3. Rescue car carrier
      4. alsar Selam;
      5. Palsar air lainya;

      Demikian sebagai laporan, perkembangan selanjutnya menyusul, terima kasih.

      Ttd.
      Kakansar.
      [29/10 10.52] Mb Prety: *Daftar nama pegawai Kemenkeu yang ada di dalam pesawat Lion Air JT-610*

      Pegawai DJKN :
      1. Reni ariyanti – Kepala KPKNL Pangkal Pinang (DJKN)
      2. Dwinanto – Kepala Seksi (DJKN)
      3. M. Jufri – Kepala Seksi (DJKN)

      Pegawai DJPB :
      1. Abdul khaer, Kasi PPA 2 b
      2. Eko Sutanto, Kasi PSAPP
      3. M. Fadillah, Kasi ASPLK
      4. Joyo Nuroso, Kasubag Umum KPPN pangkalpinang
      5. Ahmad Endang Rochmana, Kasubag keuangan kanwil

      *Pegawai DJP*
      KPP Pratama Bangka :
      1. Pratomo Wira Dewanto
      2. Hesti Nuraini
      3. Maria Ulfa
      4. Rivandi Pranata
      5. Junior Priadi

      KPP Pratama Pangkalpinang :
      1. Achmad Sukron Hadi
      2. Tri Haska Hafidi

      Kasi:
      1. Firmansyah Akbar (Kasi Penagihan)
      2. Rr. Savitri Wulurastuti (Kasi Wk. I)
      3. Ari Budiastuti (Kasi Eksten)
      4. IGA Ngurah Metta Kurnia (Kasuki)

      AR:
      1. Nicko Yogha Marent Utama

      *Mari Doakan semoga rekan-rekan kita selamat dan diberi perlindungan oleh Allah*

      VIDIO LOKASI JATUH NYA PESAWAT