Banjir dijalur pantura dan brebes parah

Advertisements

Cirebon banjiir!!

Sungai Cisanggarung meluap, puluhan desa di Cirebon & Brebes tergenang banjir. jalan tol Kanci pada km 231 daerah pejagan – Brebes ikut kena banjir. Genangan sejak jam 8:00menurut keterangan beberapa saksi

Azan tidak dilarang

Lepek news, *ATURAN PENGGUNAAN SPEAKER MASJID, DLL*

Berikut info . By f3ry: Pemakaian speaker di masjid dibatasi. Harusnya minimal 30 menit sebelum azan dan suara tak boleh memekakkan (Toh di jalan kita biasa mendengar suara berisik kendaraan selama berjam2 tapi tak masalah.

Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Bimas Islam mempublikasikan aturan penggunaan pengeras suara di Masjid.

Aturan mencakup saat pelaksanaan Azan, Tilawah Al-Qur’an menjelang Sholat, pengajian dan Upacara Hari Besar Islam.

Berikut ini Aturan Lengkapnya:

*ATURAN PENGGUNAAN PENGERAS SUARA;*

Pengeras suara luar digunakan untuk Adzan sebagai penanda waktu shalat.

Pengeras suara dalam digunakan untuk do’a dengan syarat tidak meninggikan suara.

Mengutamakan suara yang merdu dan fasih serta tidak meninggikan suara

*WAKTU SHOLAT SHUBUH:*

Sebelum subuh boleh menggunakan pengeras suara paling awal 15 menit sebelum waktunya.

Pembacaan Al-Qur’an hanya menggunakan pengeras suara keluar.

Adzan waktu Subuh menggunakan pengeras suara ke luar.Shalat subuh, kuliah subuh, dsb menggunakan pengeras suara ke dalam saja.

*WAKTU SHOLAT ASHAR, MAGHRIB & ISYA :*

5 Menit sebelum adzan dianjurkan membaca Al-Qu’an.Adzan dengan pengeras suara ke luar dan ke dalam.

Sesudah Adzan, hanya menggunakan pengeras suara ke dalam.

*WAKTU SHOLAT DZUHUR DAN JUMAT :*

5 menit menjelang dzuhur dan 15 menit menjelang waktu jum’at diisi dengan bacaan Al-Qur’an yang ditujukan ke luar, demikian juga suara adzan.

Shalat, do’a, pengumuman, khutbah, menggunakan pengeras suara ke dalam

*WAKTU TAKBIR, TARHIM DAN RAMADHAN :*

Takbir Idul Fitri/Idul Adha dengan pengeras suara ke luar.

Tarhim do’a dengan pengeras suara ke dalam dan tarhim dzikir tak menggunakan pengeras suara.

Saat Ramadhan siang dan malam hari, bacaan Al-Qur’an menggunakan pengeras suara ke dalam.

*WAKTU UPACARA HARI BESAR ISLAM DAN PENGAJIAN :*

Pengajian dan Tabligh hanya menggunakan pengeras suara ke dalam, kecuali pengunjungnya meluber ke luar.

*DASAR HUKUM :*

Intruksi Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor KEP/D/101/1978 tentang Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar, dan Mushalla (Instruksi Dirjen Bimas 101/1978).

🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏

Kecurangan E.Tol

Lepek nesw. Lagi dan lagi korban berjatuhan, kali ini seorang warga yang merasa ada keganjilan dengan transaksi etol mengkonfirmasi kepada petugas tol namun ocehan yang didapat.

Rama S wrote: HATI HATI BUAT PENGGUNA JALAN TOL! SERING NGERASA SALDO NYA BERKURANG 2X? PERCUMA NGADU KE JASA MARGA, DI SYSTEM MEREKA YANG MASIH ANCUR, GA BAKAL KE DETEKSI KALO SALDO BERKURANG 2X PAS LEWATIN PINTU TOL! Setidak nya itulah celoteh masyarakat yang geram dengan sistem dan pelayanan jasa jalan tol, ini menjadi preseden buruk jelasnya, sejatinya tol yang dibagun untuk kebaikan namun entah disengaja atau memang sistem nya yang belum baik maka hal itu bisa terjadi.

Menurut penuturan korban Sekitar 2 hari lalu, pas saya gunain tol cililitan, saya yakin seyakin nya kalo saldo saya berkurang 2x, saya coba tanya sama petugas tol nya, dia jawab dengan nyolot dan ngotot : ‘”ga mungkin lah berkurang 2x, kalo pintu gerbang nya cuma ngangkat sekali, berarti saldo cuma berkurang 1x’ Saya disuruh naik ke kantor nya buat buktiin, dan bener di system mereka cuma ke DETEKSI 1x,”

Anjayyy kok bisaa! Karena ujar korban dalam hatinya, petugas penjaga pintu tol nya nyolot dan ngotot (ada di slide akhir), dan malah nyalahin sikorban.

Penasaran korban abis dari situ saya ke atm bank mandiri buat print out mutasi emoney, dan bener ternyata saldo saya berkurang 2x !! Ujar nya, Besok nya itu petugas tol pas lagi ga ada, saya ketemu sama petugas kantor mereka.. yang saya heran KOK BISA BEDA ANTARA MUTASI EMONEY SAMA SYSTEM JASA MARGA YANG MASIH PAYAH?! KOK BISA PINTU GERBANG KEBUKA SEKALI, SALDO BERKURANG 2X?! NGOTOT PULA ITU PETUGAS TOL DI LAPANGAN!! @ Jakarta, Indonesia

-System nya memotong 2 kali. Artinya pelanggan yang di rugikan berjuta juta pelanggan yang lewat jasa marga setiap hari nya
– Ini lengkap dengan video sebagai bukti
– Jika benar ini keterlaluan.Begini cara cari duit iklim liberal. Toll Toll Toll ucap korban yang nampak kecewa.

Target Ptsl national

Jakarta, lepek.news, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menginstruksikan kepada anggota kabinet untuk menjalankan tugasnya dengan baik sesuai dengan bidangnya.

Melalui sebuah pernyataan saat penyerahan Sertifikat Tanah bagi warga di Ambon, Rabu (14/2) secara tegas Presiden Jokowi menugaskan kepada Menteri ATR/BPN RI Sofyan Djalil untuk bisa memenuhi target menyelesaikan 7 juta sertifikat tanah di Tahun 2018. Jika gagal, dirinya tak segan untuk mencopot Sofyan dari jabatannya.

“Saya akan copot” tegas Presiden Jokowi dihadapan Warga Ambon.

Sontak ketegasan Presiden Jokowi pun menjadi viral di sosial media. Bagaimana tidak, memiliki sebuah sertifikat atas bidang tanah yang diperoleh secara gratis, cepat dan mudah sebagai dambaan bagi setiap warga negara dalam hal kepemilikan akan tanah.

Mantan Pimpinan Panja Pertanahan Komisi II DPR RI periode 2004 s/d 2009 Anhar Nasution mengatakan dalam hal ini ada yang mesti cermati, yakni evaluasi dan pengawasan atas pelaksanaan program persertifikatan tanah milik rakyat.

“Saya tidak ingin mengatakan apa lagi membahas bahwa kegiatan ini sarat dengan muatan politik. Bagi saya itu tidak lah penting yang namanya perbuatan baik atau buruk seorang presiden pastilah ada kaitan nya dengan politik pencitraan. Itu sah-sah saja, yang penting rakyat merasakan manfaat dari program tersebut,” kata Anhar.

Namun lanjut dia ” Ada yang harus dan mutlak dicermati khususnya bagi kami bagian dari kelompok masyarakat yang tergabung dalam Forum Anti Korupsi dan Advokasi Pertanahan (FAKTA), yang mendapatkan temuan dilapangan dan ini sangat mengejutkan kita Semua,” ungkap Anhar di Jakarta, Jumat (16/2).

Masih menurut Anhar sebagai upaya untuk menyukseskan program 7 juta sertifikat tahun 2018 yang sudah direstui Komisi II DPR RI, pemerintah bahkan telah menggelontorkan anggaran negara sebesar Rp 9,6 Triliun kepada Kementrian ATR/BPN RI dan dana tersebut sudah dibagi-bagikan keseluruh kanwil sesuai perencanaan kebutuhan akan penerbitan sertifikat tersebut.

” Tentu saja, hal ini perlu mendapat perhatian dan pertanyaan besar serta pengawawan bagi kita semua mengingat uang sebesar itu adalah milik Seluruh Rakyat Indonesia bukan milik pribadi Sofyan Jalil sebagai Menteri ATR/BPN RI,” tegas Anhar.

Berdasarkan pengamatan dan temuan LSM FAKTA yang diketuai Anhar, target yang ditentukan Presiden Joko Widodo akan 5 juta sertifikat tahun 2017 meleset atau tidak sesuai target. Padahal sebelumnya Menko Perekonomian Bapak Darmin Nasution dengan bangga menyebut jika Kementerian yang dikomandani Sofyan Djalil berhasil penuhi target pencapaian program persertifikatan tanah nasional sebanyak 5 juta sertifikat. Pernyataan Darmin dikemukakannya bersamaan dengan penyerahan sertifikat bagi Masyarakat Pontianak tanggal 28 Desember 2017 lalu dan capaian ini mendapat apresiasi dari Presiden Jokowi.

“Pertanyaannya kok bisa yang melaporkan ini Menko Perekonomian bukan Menteri ATR/BPN RI aneh bin ajaib? Setelah kami usut dan mendapatkan informasi yang pantas ditindak lanjuti ternyata hasil yang telah mampu diselesaikan oleh Kementerian ATR/BPN RI tidak lebih dari 60 persen nya saja atau tidak lebih dari 3 juta sertifikat saja,” ungkap dia.

Anhar pun merasa sangat prihatin akan kondisi tersebut.

“Kami bisa nyatakan Kementrian ATR/BPN RI diduga kuat telah memanipulasi data dan membuat laporan palsu alias pembohongan publik yang serta merta ikut membohongi Menko Perekonomian dan yang lebih parahnya lagi, dia telah menjebak Presiden Joko Widodo berkata bohong pada publik dan kepada Rakyat Indonesia,” sesal dia.

Pihaknya lanjut Anhar juga mendapat informasi jika yang membuat dan penyusunan laporan palsu tersebut diduga dilakukan oleh Lin Cen Wee sebagai Tenaga Ahli Menko Perekonomian sekaligus juga sebagai Tenaga Ahli Mentri ATR/BPN RI.

“Hebat betul manusia super yang satu ini, kalau lah betul beliau menjabat tenaga ahli di dua kementerian dan mendapat dua kali gaji dilembaga pemerintah tersebut apakah itu bukan korupsi namanya,” kecam Anhar.

“Terlepas dari itu semua, saya ingin mengatakan bagaimana mungkin Kementerian ATR/BPN RI akan menyelesaikan 7 Juta sertifikat di tahun 2018. Sementara tahun 2017 saja hanya mampu diselesaikan sebanyak tidak lebih dari 3 juta sertifikat, sekarang sudah pertengahan bukan Februari kegiatan awal PTSL itu yakni penyuluhan bagi masyarakat saja belum terlaksana bahkan perencanaannya pun mungkin belum ada,” tegas dia.

Anhar menambahkan “Saya sangat tidak yakin keinginan dan niat tulus Presiden Joko Widodo akan terwujud. Mengingat ditahun 2018 ini adalah Tahun Politik dan kita sama sama tahu bahwa majikan Menteri ATR/BPN RI adalah Mbah nya Tokoh Politik yang sangat mungkin masih memiliki ambisi besar untuk berkuasa mengingat potensi lahir batinnya masih sangat mumpuni atau setidaknya masih ingin menaruh dan mengkader orang-orangnya untuk berkuasa,” kata Anhar.

Dirinya pun berkeyakinan jika tokoh yang dimaksud tidak mungkin lagi satu biduk dengan Presiden Jokowi.

“Nah bisa dibayangkan apa yang terjadi terhadap kerja dan kinerja serta target kementerian, yakinlah akan Amburadul. Ditambah lagi tidak sedikit perasaan hati para senior-senior di kementrian ini yang terluka oleh sebab perlakuan Sofyan Jalil yang dengan pongahnya mengusulkan kepada presiden untuk jabatan Sekjen Kementrian ini diisi dari kalangan profesional non PNS. Itu artinya sama saja menteri kita ini menganggap bahwa di lembaga ini sudah tidak ada lagi yang mampu dan profesional untuk menjabat sekjen. Padahal jabatan itu sangat menjadi dambaan dan jenjang karier bagi para kader BPN yang dari sejak kuliah mereka sudah meniti karier dan berharap akan menduduki jabatan bergengsi ini,” ujar Anhar.

“Komplikasi dan kronisnya kondisi dan situasi di kementerian inilah yang membuat saya berkeyakinan ucapan dan omongan Presiden Joko Widodo akan membagikan 7 juta sertifikat di Tahun 2018 ini tidak pernah akan terwujud. Untuk lebih jelasnya kami mendesak kepada presiden untuk segera mengambil langkah antisipasi dengan melakukan evaluasi pada Kantor Wilayah yang memiliki target besar dengan laporan tahun 2017 jumlah besar. Yakni Kanwil Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, NTT, Kalsel dan Kalbar,” kata dia.

Masih kata Anhar ” Kami berkeyakinan didaerah-daerag ini terjadi penggelembungan laporan jumlah penerima sertifikat. Disisi lain perlu segera di audit laporan keuangan yang telah menghabiskan anggaran sebesar 6,3 Triliun selama tahun 2017 dengan target penyelesaian sertifikat sebanyak 5 juta sertifikat,” pungkas Anhar.

Aktual.com

Pengedar tertangkap

Lepek news. dilaporkan pada hari Rabu tanggal 14 Pebruari 2018 sekira jam 17.00 wib telah dilakukan penangkapan terhadap seorang tersangka yang dengan sengaja jenis obat obatan yang masuk katagori ijin khusus dan tanpa Hak mengedarkan sediaan farmasi jenis obat Pil Trihexipenidyl (trex) tanpa ijin edar

Diduga tersangka Melanggar Pasal*
Pasal 196 subs pasal 197 UU.RI No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

*Dasar*:
LP.A/07/II/2018/SEK.KBR tanggal 14 Pebruari 2018.

*TKP*
Di Dusun Krajan Rt.004, Rw.001, Desa Kajarharjo, Kec.Kalibaru, Kab.Bwi.

*TERSANGKA* :
*SLAMET HARIYANTO Bin HASAN*, laki laki, lahir du Bwi.tanggal 20 Oktober 1991 (26 thn). Pelajar/Mahasiswa, Alamat Ssn.Krajan Rt.003/005, Desa Tegalharjo, Kec.Glenmore, Kab.Bwi. sesuai KTP yang sekarang bekerja sebagai kuli bangunan, Pendidikan SMP dan bertempat tinggal di Dsn.Krajan Rt.004, Rw.001, Desa Kajarharjo, Kec.Kalibaru, Kab.Bwi.

*SAKSI SAKSI* :
1). Rama Dani, laki laki, umur 20 tqhun, Alamat Dsn.Pager gunung Rt.002 Rw.002, Desa Karangharjo, Kec.Glenmore, Kab.Bwi.

2).Yoki Suryo, umur 28 thn. Polri. Alamat Aspol Kalibaru, Kec.Kalibaru, Kab.Bwi.

*BARANG BUKT* ;
1). 4 (empat) plastik klip yang masing masing Plastik klip berisi 4 (empat) butir obat keras jenis Pil Trihexyphenidyl.dengan jumlah seluruhnya 16 (enam belas) butir

2). Satu HP merk Samsung V plus

*Jalannya kejadian*:
Pada hari Rabu tanggal 14 Pebruari 2018 sewaktu anggota unit Reskrim melaksanakan tugas patroli gabungan dengan unit Reskoba Polres Bwi mendapat informasi dari masyarakat bahwa saksi sdra.Rama Dani diduga sering mengkonsumsi obat keras jenis Pil Trehexipenidyl dan sedang membawa Pil Trihexipenidyl kemudian dilakukan penyelidikan dan aekira jam 17.00 wib diketahui Saksi Rama Dani sedang berada di rumahnya sdra.Slamet Hariyanto kemudian didatangi dan sdra.Rama Dani dilakukan penggeledahan badan dan didapatkan barang bukti berupa obat keras jenis Pil Trihexypenidyl (Trek) sebanyak 12 (dua belas) butir yang dimasukkan dalam 3 (tiga) plastik klip yang masing masing plastik klip berisi 4 (empat) butir kemudian dilakukan penyitaan dan dilakukan intetogasi mengaku dapatnya membeli dari Sdra.Slamet Hariyanto dengan harga Rp.10.000.- per paketnya/per plastuk klip dan tidak lama kemudian Sdra.Slamet Hariyanto datang kw rumahnya kemudian dilakukan penangkapan dan dilakukan penggeledahan di dalan dirumahnya di dapatkan barang bukti obat keras jenis Pil Trihexypenidyl sebanyak 4 (empat) butir dalam satu plastik klip yang disembunyikan Tersangka Slamet Hariyanto disela sela kursi ruang tamu dalam rumahnya kemudian dilakukan penyitaan dan tsk mengaku uang hasil dari menjual obat Trihexypenyl kepada Sakai Rama Dani sudah habis untuk membeli rokok dan bensin selanjutnya Tersangka Slamet Hariyanto berikut barang buktinya di bawa ke Polsek Kalibaru.

*Tindakan yang dilakukan* :
1.Membuat LP
2.Amankan Tsk dan BB
3. Riksa Saksi saksi
4. Gelar Perkara
5. Riksa Tersangka
6. Koord Reskoba Polres Bwi.
7.Kirim BB ke Labfor
8. Koord.pihak Dinkes
9. Tersangka dilakukanpenahanan di mako Polsek Kalibaru
10.Sidik tuntas

Sumber. Wa net

Korutor Kakap yang kabur

Nama tersangka kasus korupsi kondensat, Honggo Wendratno, masuk daftar pencarian orang (DPO) di Bareskrim Polri. Polisi berharap masyarakat yang mengetahui keberadaan Honggo segera melapor ke kantor polisi.

“Bareskrim Polri keluarkan daftar pencarian orang untuk tersangka Honggo,” kata Kasubdit III TPPU Money Laundry, Bareskrim Polri, Kombes Djamaluddin kepada jumat (26/1/2018).
DPO Honggo diterbitkan dengan Nomor B/04/1/2018/Dit Tipideksus pada hari ini. Berkas DPO ditandatangani Wadir Tipideksus Bareskrim Polri Kombes Daniel Tahi Monang Silitonga.
“Dimohon bantuan masyarakat apabila mengetahui tersangka agar segera melapor ke kantor polisi terdekat,” ujar Djamal.
Sebelum menerbitkan DPO, Djamal bersama timnya menggeledah tiga rumah milik Honggo di daerah Pakubuwono, Jakarta Selatan, Rabu (24/1).
Penyidik menggeledah satu rumah mewah yang sebelumnya ditinggali Honggo beserta keluarga dan kini ditinggali dua asisten rumah tangga, kemudian dua rumah tua yang ditinggali anak buah Honggo.
Djamal saat itu mengatakan hasil penggeledahan berupa dokumen-dokumen dan nomor ponsel. Pantauan di lokasi, dokumen yang disita antara lain surat-surat yang dikirim ke alamat tempat tinggal Honggo.
Polisi juga sempat menanyakan Honggo kepada asisten rumah tangga, petugas satpam rumah, dan ketua RW setempat.
Honggo menghilang saat polisi hendak menyerahkan dia beserta dua tersangka kasus korupsi kondensat lainnya ke Kejaksaan Agung. Dia tak kunjung datang ke Bareskrim meski sudah tiga kali dilayangkan surat panggilan untuk pelimpahan perkara tahap II.
Para tersangka korupsi kondensat memang tak ditahan selama berstatus tersangka oleh kepolisian. Namun tersangka lainnya eks Kepala BP Migas Raden Priyono serta eks Deputi Finansial Ekonomi dan Pemasaran BP Migas Djoko Harsono memenuhi panggilan saat hendak dijadikan tahanan kejaksaan.
Kabar terakhir yang diketahui polisi, Honggo berada di Singapura untuk berobat. Namun setelah dicek ke alamat rumah dan kantornya di Singapura, polisi tak mendapati mantan Dirut PT TPPI tersebut.
Dalam kasus ini, Honggo dan tersangka lainnya dijerat Pasal 2 atau Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Editing inso

Sumber Detik.com

Powered by WordPress.com.

Up ↑